Rio Haryanto Siap Bertarung Di Blancpain GT World Challenge Asia 2019

Rio Haryanto Siap Bertarung di Blancpain GT World Challenge Asia 2019

Mantan pembalap F1, Rio Haryanto, resmi terjun di ajang Blancpain GT World Challenge Asia 2019. Talenta muda ini ditemani David Tjiptobiantoro dalam satu tim. Tak hanya itu, Rio juga berambisi tancap gas di Asian Le Mans Series 2019-2020. Kabar ini disampaikan Irmawan Poedjoadi, team principal T2 Motorsports.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Rio Haryanto pada kedua ajang balap kali ini. Gabungnya Rio, tentu saja memberi penyegaran dan semangat baru bagi T2 Motorsports. Kami sangat optimis dengan talenta dan segudang potensi yang dimiliki. Juga David Tjiptobiantoro, kami siap membawa pulang piala-piala yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia. Pastinya di kancah Internasional,” ujar pria yang karib dipanggil Wawan.

Pembukaan Blancpain GT World Challenge Asia 2019 berlangsung tanggal 6 dan 7 April, di Sepang International Circuit, Malaysia. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lomba dibuat semakin menarik dengan peraturan baru. Penalti pada saat pertukaran driver di pit stop, berupa penambahan waktu selama 15 detik, 10 detik atau 5 detik. Lalu untuk juara 1, 2 dan 3 setelah balapan, untuk diimpose pada race berikutnya.

"T2 merupakan salah satu balapan kasta tinggi. Sejalan dengan itu, kami mempunyai ambisi yang besar. Pada 2020 kami punya target masuk Le Mans 24 Hours. Dan itulah salah satu alasan kenapa saya sangat tertarik bergabung. Perlu diketahui, di ajang balap Le Mans 24 Hours, ada banyak mantan pembalap F1 juga," timpal Rio Haryanto beberapa waktu lalu, di Kemang.

Mereka siap bertarung di Blancpain GT World Challenge Asia 2 dan Asian Le Mans Series 2019/2020. Maka T2 Motorsports persiapkan kendaraan yang prima dengan memboyong Ferrari 488 GT3. Hingga saat ini, banyak deretan mobil berbagai merek yang terdaftar sebagai pesaing, di GT World Challenge Asia 2019. Mereka adalah McLaren 720S GT3, Audi R8 LMS GT3 Evo, Honda NSX GT3 Evo, Lamborghini Huracan GT3 Evo, Porsche 911 GT3 R dan Mercedes-AMG GT3.

Sedangkan David, pernah mendapatkan rekor dengan kategori “Pembalap Pertama Indonesia di Ajang Balap 24 Jam”. Ini diperolehnya dari Rekor Otomotif Indonesia (ROI) pada 2018. Ia menilai, ajang ini sangat penting bagi T2 Motorsports. Pastinya agar dapat melesat lagi ke ajang Le Mans 24 Jam pada 2020. Hasrat semua pembalap, membawa bendera Indonesia di sana. “Kami mohon dukungan dari rekan-rekan semua untuk mewujudkan cita-cita kami. Kami siap mengharumkan nama Indonesia,” tutupnya.

Sumber : www.oto.com